Pasar

Perkuat Daya Tarik Wisata dan Layanan Pasar Rakyat, DiskumperindagKabupaten Semarang Gelar Grebek Pasar Bandungan Baru

BANDUNGAN – Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro,
Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) kembali menyelenggarakan kegiatan
promosi dan pembinaan pasar rakyat bertajuk “Grebek Pasar Bandungan Baru”, yang
dipusatkan di Pasar Bandungan Baru, Kecamatan Bandungan, pada Rabu (26/11/2025).
Program ini diinisiasi oleh Bidang Pasar dan Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai langkah
strategis untuk mengoptimalkan potensi Pasar Bandungan Baru, tidak hanya sebagai sarana
jual beli kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga sebagai etalase komoditas unggulan dan
magnet belanja bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata lereng Gunung Ungaran.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi pukul 07.30 WIB dengan senam sehat bersama yang
diikuti oleh jajaran aparatur pemerintah daerah, paguyuban pedagang, serta masyarakat
umum di halaman pasar. Kegiatan akbar ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang, unsur TNI, Polri, pimpinan perangkat daerah
terkait, Forkopimcam Bandungan, jajaran pengelola pasar, serta pengurus Persatuan
Pedagang Pasar Bandungan Baru (Persada).

Kegiatan Grebek Pasar dibuka secara resmi oleh Kepala Diskumperindag Kabupaten
Semarang, Bapak Drs. Heru Subroto, M.M. Dalam sambutan dan arahannya, Bapak Kepala
Dinas menekankan bahwa Pasar Bandungan Baru memiliki karakteristik yang sangat khas
dan strategis dibandingkan pasar-pasar daerah lainnya. Terletak di jantung destinasi wisata
utama Kabupaten Semarang, pasar ini menjadi wajah etalase ekonomi daerah yang
berinteraksi langsung dengan ribuan wisatawan luar kota setiap pekannya.
“Pasar Bandungan Baru ini berada di kawasan pariwisata Kabupaten Semarang. Oleh sebab
itu, fungsi pasar ini tidak sekadar melayani kebutuhan dapur masyarakat sekitar, namun
merupakan destinasi belanja oleh-oleh, hasil pertanian segar, dan produk UMKM khas
Bandungan bagi wisatawan. Kami berpesan dan mengajak bapak ibu pedagang untuk
menjaga citra kawasan wisata ini secara sungguh-sungguh. Terapkan standar pelayanan yang
ramah, pastikan kebersihan lorong los dan kios tetap terjaga, serta pertahankan keterbukaan
dan kejujuran harga maupun timbangan. Kesan positif yang dibawa pulang oleh wisatawan
adalah promosi terbaik bagi pasar dan perekonomian Bandungan secara luas,” tutur Bapak
Kepala Dinas.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki dan persatuan seluruh pelaku pasar, acara
dilanjutkan dengan doa bersama dan prosesi pemotongan tumpeng secara khidmat. Bapak
Kepala Dinas memotong tumpeng dan menyerahkannya secara langsung kepada perwakilan
pedagang melalui jajaran pengurus Persada Pasar Bandungan Baru. Prosesi ini meneguhkan
komitmen kemitraan antara Diskumperindag dan paguyuban pedagang dalam merawat
fasilitas pasar rakyat yang representatif.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pasar dan PKL Diskumperindag Kabupaten
Semarang, Bapak Joko Prayitno, S.T., M.M., memaparkan bahwa kegiatan Grebek Pasar juga
difokuskan pada penguatan manajemen pasar dan edukasi kepatuhan pedagang. Sebagai
wujud stimulus dan apresiasi, Diskumperindag menyerahkan penghargaan berupa reward
pembinaan sebesar Rp250.000,- bagi pedagang los dan kios yang dinilai paling konsisten dan
tertib dalam memenuhi kewajiban retribusi pasar.
“Pemberian reward retribusi ini merupakan sarana apresiasi dinas kepada para pedagang
teladan yang memiliki kesadaran administrasi tinggi. Retribusi yang disetorkan bapak ibu
pedagang sejatinya kembali dalam bentuk pemeliharaan sarana, pengelolaan kebersihan, dan
kenyamanan lingkungan pasar.” papar Bapak Joko Prayitno, S.T., M.M.
Kemeriahan acara berlanjut pada prosesi Kirab Budaya yang melibatkan arak-arakan bendi
hias serta 3 (tiga) gunungan hasil bumi berukuran besar. Iring-iringan kirab diawali oleh
bendi yang dinaiki jajaran pimpinan dinas, pejabat wilayah, dan pengelola pasar, disusul
arak-arakan tiga gunungan yang dirangkai secara artistik dari aneka hasil bumi unggulan
Bandungan—seperti sayuran dataran tinggi, aneka buah segar, tanaman hias, bunga potong,
dan produk olahan pangan lokal—yang diarak bersama rombongan pedagang mengitari area
pasar. Kirab ini menjadi daya tarik visual yang menyedot perhatian masyarakat serta
wisatawan yang tengah melintas di jalan protokol Bandungan.

Antusiasme pengunjung dan pedagang kian memuncak saat pengundian kupon voucher
belanja yang telah dikumpulkan sejak 20 hingga 26 November 2025. Panitia membagikan
beragam doorprize menarik bagi pembeli yang beruntung, mulai dari peralatan elektronik
rumah tangga hingga hadiah utama. Suasana perayaan Grebek Pasar Bandungan Baru
semakin hidup dengan disajikannya Pagelaran Kesenian Jaranan Reog dan Campursari, yang
menampilkan kolaborasi grup seni lokal seperti Krido Santoso, Krido Utomo, Ngudi Utomo,
Turonggo Mudo, Sari Utomo, dan Reog Kupang. Melalui perpaduan kegiatan ekonomi,
rekreasi, dan pelestarian seni budaya ini, Diskumperindag Kabupaten Semarang optimis
Pasar Bandungan Baru semakin kokoh sebagai pusat perdagangan rakyat yang nyaman,
tertib, dan menjadi destinasi belanja wisata kebanggaan daerah.

error: Content is protected !!